kyai pati pelecehan seksual celaka

Celaka kyai pati pelecehan seksual,Peristiwa ini terjadi sekitar tujuh tahun yang lalu. Saat itu, saya seorang bujangan dengan pekerjaan dan penghasilan yang mapan. Dengan keadaan seperti itu, masa muda saya penuh dengan cinta. Bergonta – ganti pacar sepertinya sudah menjadi gaya hidup saya.

kyai pati pelecehan seksual

Ilustrasi
Pada suatu saat, saya bertemu dengan seorang gadis (sebut saja namanya bunga) yang entah mengapa saya merasa ada sesuatu yang berbeda di dalam dirinya yang membuat saya tertarik.
Saya sendiri merasa heran, bagaimana mungkin saya tertarik pada Bunga sebab ia jelas sekali buka tipe gadis yang saya suka. Bunga tak lebih dari sosok gadis lugu yang memakai jilbab.
Saya pun mencoba untuk mendekati dan berkenalan dengannya. Segala cara saya coba untuk mengambil hatinya, tapi ternyata hal itu tak semuda yang saya kira. Saya membutuhkan waktu lama untuk bisa mengajaknya jalan.

Baca Juga ( Sumpah Itu Membuatku Menyesal kyai pati)

Hingga kesempatan itu datang, saya mengajaknya pergi ke sebuah tempat wisata. Saat itulah, saya mengutarakan isi hati saya. Namun, Bunga hanya tersenyum dan menanggapinya dengan mengatakan butuh waktu dan banyak pertimbangan untuk bisa menjawabnya.
Saya semakin penasaran. Saya pun memberanikan diri untuk memegang tangannya, tapi sungguh di luar dugaan, ia menampiknya. Entah setan dari mana, saya yang sudah tak bisa mengendalikan diri, mencoba memeluk dan menciumnya.
Bunga berontak dengan begitu kuatnya dan mendorong saya hingga tersungkur. Sesaat kemudian bunga terduduk dan menangis. Saya benar – benar marah. Saya berteriak dan memaki – makinya. Saya tinggalkan Bunga yang masih menangis begitu saja. Saya tak peduli lagi dengannya.
DIPUKULI ORANG !!!
Dalam perjalanan pulang, saya berhenti di depan sebuah toko untuk membeli rokok. Namun, belum sempat turun dari motor, datang dua orang laki – laki menghampiri saya. Tiba – tiba tanpa basa – basi, mereka langsung memukul saya.
Saya tak bisa melawan karena kedua orang itu terus menghajar saya bahkan ketika saya sudah terjatuh pun mereka masih saja memukul dan menendang saya. Keduanya baru berhenti menghajar saya setelah datang seorang laki – laki dan berkata, “Bukan dia, bukan dia orangnya !“. Kemudian ketiganya pergi meninggalkan saya begitu saja. Sesaat kemudian, orang ramai mengerumuni saya.

Baca Juga ( Akibat Nikah Muda )

Beberapa diantaranya mencoba menolong saya. Saat itu, sekujur tubuh saya terasa sakit. Saya pun masih belum tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Saat sadar, saya sudah berada di rumah sakit. Beberapa teman saya datang menjenguk dan mengatakan bahwa saya menjadi korban salah sasaran pemukulan yang dilakukan oleh orang – orang itu. Pikiran saya pun tiba – tiba kembali teringat Bunga.
Saya merasa ini adalah karma atas tindakan saya melecehkan Bunga. Saya berharap semoga Allah SWT mengampuni dosa saya ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *